SELUMA – Kantor Pertanahan Kabupaten Seluma mengikuti kegiatan Coaching Clinic Penilaian Mandiri Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring pada Kamis, 23 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam penerapan sistem pengendalian intern yang efektif, transparan, dan akuntabel di lingkungan ATR/BPN.
Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Seluma, Syaefullah, ST, MT, MSc, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam coaching clinic ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemahaman jajaran pegawai terhadap implementasi SPIP.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah berjalan optimal. Hal ini penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan transparan,” ujar Syaefullah.
Ia menjelaskan, SPIP memiliki peran penting dalam mengendalikan berbagai potensi risiko dalam pelaksanaan tugas dan fungsi instansi pemerintah. Dengan sistem pengendalian yang baik, setiap program dan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan serta aturan yang berlaku.
Selain itu, kegiatan coaching clinic ini juga memberikan pemahaman teknis terkait penilaian maturitas SPIP, sehingga setiap unit kerja dapat melakukan evaluasi secara mandiri dan berkelanjutan.
“Harapannya, melalui penguatan SPIP ini, pengendalian intern di Kantor Pertanahan Seluma semakin kuat dan berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi,” tambahnya.
Syaefullah juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pengendalian intern sejalan dengan komitmen ATR/BPN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang pertanahan dan tata ruang.
Dengan mengikuti kegiatan ini, Kantor Pertanahan Seluma diharapkan mampu terus meningkatkan profesionalisme, meminimalisir potensi penyimpangan, serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih berkualitas.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan ATR/BPN dalam membangun birokrasi yang bersih, efektif, dan terpercaya di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.





